Pelajaran Buat Semua

Waktu itu aku memang dirundung malang. Mulai pagi sampai akhirnya malam, kesusahan selalu melanda. Siang masih saja dalam naungan matahari. Panas terasa membujuri jiwa. Aku dan kawanku Arief W pergi ke jember, tapi sebelumnya aku pergi ke rumah. Guna mengambil sepeda motor sebagai kendaraan ke Jember. Memang aku mencari keiritan, kalau aku memakai bus atau angkot pastinya lebih mahal. Coba bayangkan! kalau kita pakai bis ongkos berangkatnya satu orang 5000 rupiah, kalau dua orang 10.000 sedangkan kalau pualang pergi,gimana coba? yah aku pilih yang lebih murah saja. Kalau bawa kendaraan sendiri, hanya 10.000 untuk sekedar uang bensin.
Kita pun barangkat ke jember, setelah izin kepada Pak Jupri keamanan pondok pensiunan tentara. “Ya nak, hati2” begitu kata pak Jupri. Kita berangkat kerumahku, dan berangkat ke jember, arjasa untuk menyetak Buletin Islamuda, kebetulan yang aku sendiri PimRednya. Arieflah yang mengendarai waktu itu. Arief mengendarai sepeda motor dengan kecepatan yang mengebu-gebu. Karna memang kita mengejar waktu. Jadi setidaknya harus ngebut gituh. Suatu ketika Arief igin menyalip sebuah mobil dan sepeda motor. Waktu itu Arief dengan kecepatan 100 keatas. Aku kaget bukan main.Ini kan keterlaluan. Saat Arief menyalip tiba2 disamping kanan juga ada mobil. Arief mengebut, agar tidak mengenai si mobil di pnggir kanan, akan tetapi Arief hampir mengenai sepeda motor lain, an dianggap itu biasa saja. Akan tetapi ternyata, sepeda motor itu melaju dengan cepat pula. Dan memukul kepala Arief yang bertameng helm (tenyata helm juga ada manfaatnya, lihat kejadian tadi kalau tidak memakai helm pasti akan sakit kepala Arif). Dan sepeda motor itu berhenti di pinggir jalan. Lalu membuka helmnaya, dan membentak Arief. “Sini kamu, kalau nyalip jangan ngawur ya” Dengan muka penuh masam. “Ya, pak maaf pak ,maaf pak” kata arief. Aku yang duduk dibelakng pun teras deg-degan bukan main. Rasanya beribu gendang berdendang di hati. “ya dah, jalan jangan diulangi lagi yah” pesan orang itu.
Sore hari, Arief mengajakku untuk membetulkan hpnya. memang itu tujuan satu-satunya, dan alasannya menagjakku untuk pulang. Ya, aku mengiyakan aja. Kemudian di tenagh perjalanan.Lampu merah memberanikan dirinya muncul menyetop kendaraan yang ada. Dan ketika lampu hijau ada seorang wanita memakai mio juga, ingin menyalip kita akan tetapi hampir menubruk kita. Tak tahan dengan itu Arief mengjar peremppuan itu, dan ketika di dekatnya lalu membalyernya, dan Aref mengatakan”Mbak, kalau jalan hati-hati yach”.
Malam harinya, maunya kita kembali mennunggu bis yang terakhir tepatnya jam 10 malam. Tapi waktu itu Arief sedang asyik main game Battle Reams di Laptop ku. Kuajak dia, “ayo pulang Rif dah malamn anti gak dapat bis loh gimana?” aku mengajaknya. tapi kata Arief “nanggung dho gimana kalo kita nginep aja” ” terserah kamu dah, Rif” “Iya da Dho nginep aja”
Aku pun mengiyakan aja. Arief lapar dan ingin keluar dan nyari makanan. Dia mengajakku. Di perjalanan Arief, sepertinya tidak fokus ke depan tapi mungkin ke yang lainnya. “Dho,aneh ya sekarang ya , kok perempuan yang keluar malam ya, coba kamui lihat itu Dho!” Kata Arief waktu itu. Dan Bruik, Sepedaku bertabrakan denag sebuah mobil. Memang kesalahan ada di antara kita , aaaaaaaantara mobil dan sepeda. Si mobil gak menghidupkan leteng begitu Arief gak melihat kedepan . Sehingga gak tau apa yang didepannya.semua orang berteriak khususnya yang perempuan. Lututku pun terbentur dengan bemper mobil dan Arief menubruk lampunya hingga pecah. Aku terlempar, karena aku bertubrukan diantara mobi dan sepeda motor, mp4 yang aku pegang terlempar jauh. Aku tanpa memikirkan keadaanku sendiri ,lari langsung mengambil mp4 itu karena itu bukan milik ku, tapi adek kelasku untuk diisikan lagu. Aku tak sadar kalau kaki ku keseleo dan lecet. Orang-orangpun menyuruh kita cepet pergi sebelum ketahuan polisi. Aku pun pergi sampai aku tak menghiraukan sandalku yang sebelah kanan aku tidak memakainya.
Ini adalah pelajaran bagi kita semua, juga bahan intropeksi juga pastinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s