The Messiah Project

Cengkraman Konspirasi Israel di Dunia (Palestina, Intelejen, dan Tekhnologi)

Semua tahu negara adidaya saat ini, adalah negara yang sering disebut dengan negeri Paman Sam. Ya, Amerika Serikat. Tapi, banyak yang tidak tahu, siapa dibalik kedigdayaan Amerika Serikat tersebut. Israellah atau lebih tepatnya juga yahudilah, orang-orang yang menjadikan Amerika menjadi negeri nomer satu di dunia saat ini. Jarang orang tahu memang tentang hal ini, tapi ini bukan sebuah kebohongan belaka, tapi benar dan dari sumber terpercaya. Mungkin kita juga tak perlu heran, mengapa Israel yang mampu menjadikan Amerika negeri nomer wahid dan sekaligus mengendalikannya untuk kepentingan Israel, karena memang mereka terlahir sebagai bangsa yang cerdas. Namun sayang, mereka memiliki satu hal yang sangat berbahaya dalam hidup ini, yakni kesombongan yang luar biasa. Mungkin bisa jadi sifat ini terus mengalir kepada mereka dari Fir’aun yang dulu kala mengaku sebagai tuhan yang mampu menghidupkan dan mematikan, juga sebagai tuhan yang mengalirkan air di sungai nil yang menjadi sumber kehidupan rakyat Mesir.

Begitupun kisah dalam novel ini, The Messiah Project. R.h. Fitriadi penulis buku ini memaparkan cerita demi cerita fiksinya tentang teori konspirasi dunia, yang dikangkangi oleh Israel melalui Amerika Serikat. Novel ini merupakan sekuel dari buku The Gate of Heaven yang rencananya terus menjadi tetralogi. Setelah buku pertamanya menceritakan kemenangan Hamas terhadap pasukan Israel, kini di buku keduanya tidak menceritakan kisah-kisah di Gaza (Palestina) dan Israel, tetapi di Amerika dan Israel. Tokoh-tokoh yang banyak diceritakan dibuku pertama, di buku kedua kali ini tak banyak lagi diceritakan lagi dan diganti oleh tokoh-tokoh lain di lain setting dan latar.

Novel ini dimulai dengan kisah pertemuan beberapa agen rahasia di markas CIA. Kemudian dilanjutkan persiapan Israel untuk menyerang Gaza Palestina setelah kekalahan memalukan saat Cash Lead II, dengan cara menyiapkan generasi prajurit-prajurit tangguh pewaris moyangnya, Solomon. Proyek ini dilakukan di fasilitas nuklir Negev, yang dinamakan The Messiah Project. Sebuah proyek sangat rahasia, yang mana tak banyak orang tahu bahwasanya proyek ini dilakukan oleh Israel melalui rahim-rahim suci perempuan Arab Palestina.

Dalam Proyek ini ada tiga generasi yang disiapkan, generasi pengendali pertama dan kedua, dan The Messiah Project sang penyelamat adalah generasi ketiga. Karena, generasi ketiga telah diculik sekaligus diselamatkan bersama perempuan Arab Palestina oleh pejuang Palestina, sebagaimana ini telah menjadi prolog pada buku pertama novel ini. Israel semakin murka, dan semakin berkobar semangatnya untuk penyerangan balas dendam terhadap Palestina.

Lalu, kembali lagi ke Amerika Serikat yang lagi dalam kegoncangan, diakibatkan dua belas anggota senior agen rahasia NSA (National Security Agency) telah menjadi musuh utama Negara karena berusaha berkhianat pada Negara. Jadilah, yang semulanya kedua belas agen tersebut pahlawan, kini menjadi daftar nomer satu teroris yang dicari Negara. Sebenarnya mereka bukanlah berniat untuk melakukan tindakan pengkhiatan terhadap Negara, tetapi mereka adalah pejuang Negara yang ingin negerinya bebas dari maker dan kebohongan yang selama ini terjadi tanpa banyak diketahui oleh banyak pihak. Singkat cerita, akhirnya para agen yang menurut Negara menjadi pengkhianat bisa dibungkam dan terselesaikan dengan terbunuhnya mereka di medan yang mereka perjuangkan.

Di lain tempat tepatnya di Asia, para ilmuan TI berusaha untuk menghadang kiamat dunia digital, yang akan dilancarkan oleh raja dan tuhan dunia digital. Karena mereka saja tak cukup dan tak akan mampu untuk membongkar dan menghadang kiamat dunia digital, maka mereka pun meminta bantuan kepada para ahli TI yang tergabung dalam PHC2, sebuah grup tertutup untuk para ahli TI. Dari sekian banyak anggota PHC2, beberapa diantaranya banyak yang bergabung untuk menghadang gelombang kiamat dunia digital.
Hampir menuju akhir novel ini, tokoh lama Dokter Nafisa yang menjadi istri Fatah yang juga seorang dokter, didatangi oleh kepolisian setempat yang akan membawanya kembali ke pengungsian karena dia menghuni rumah pamannya tanpa izin pemerintah Mesir. Nafisa yang tengah hamil hanya bisa khawatir semoga tidak terjadi apa-apa nantinya, ternyata kekhawatirannya semakin menjadi ketika mobil kepolisian setempat dihadang oleh mobil lain dan polisi yang didalamnya dibunuh, sedangkan Nafisa dibawa pergi bersama mereka.

Beberapa kejadian di atas menjadi pertanyaan dibenak saya, tetapi begitupun saya moncoba menjawab pertanyaan itu sendiri. Menurut saya, ada hubungan yang sangat erat yang tertuju pada satu nama yaitu Israel. Sangat menakjubkan kisah novel ini, karena mampu menggabungkan data dan teori konspirasi dengan fiksi yang sangat memukau. Tegang, rasa penasaran dan keinginan terus membaca dihadirkan oleh buku ini. Karena saya kira itu tak terlalu berlebihan, jika memang buku ini layak dibaca dan ditunggu sekuel berikutnya.

Penerbit : Semesta Pro-U Media
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman : 524 hal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s