Pesta Buku di Hari Buku

Banyak yang tidak tahu tanggal 23 April merupakan Hari Buku Sedunia. Sejarahnya  pada tanggal tersebut  Cervantes, Shakeaspeare dan Inca Garcilaso de la Vega meninggal dunia. Maka, tanggal tersebut menjadi simbol bagi dunia sastra. Akhirnya,  sebagai bentuk apresiasi terhadap sastrawan dan pengarang yang telah banyak memberikan kontribusi terhadap kehidupan sosial dan kultural manusia,  tanggal ini dijadikan sebagai Hari Buku Sedunia.

            Namun, sangat beda bagaimana perayaan masyarakat terutama anak muda dalam merayakan Hari Buku Dunia dengan hari-hari lainnya seperti Valentine atau April Mop. Hari Buku lebih sepi daripada kedua hari tersebut yang sejarahnya masih tak jelas dan manfaatnya pun tak tahu ke man juntrungnya. Mungkin, hal ini pula disebabkan semakin menurunnya minat baca anak bangsa, sehingga perhatian terhadap buku kurang bahkan tak ada.

Meski begitu, masih ada pula mereka yang ingin merayakan Hari Buku dan membangkitkan minat membaca anak bangsa. Dari penerbit besar maupun kecil, penulis, mahasiswa, bahkan toko buku online pun membuka toko offline sementara dalam menyambut Hari Buku. Salah satunya toko buku online BakulBuku.com.

Mereka membuka toko buku offline di beberapa kampus di Jogjakarta dan Malang, dengan tema Bakul Buku Road to Kampus. Bakul Buku membuka bazaar antara lain di UIN Sunan Kali Jaga Jogja, UII Jogja, UGM Jogja, UIN Maliki Malang, Unibraw Malang, dan Unmuh Malang.

Pada tanggal 23-26 April 2012 lalu Bakul Buku mengadakan bazaar buku di Universitas Muhammadiyah Malang. Bekerjasama dengan UPT Perpustakan dan Informasi Universitas Muhammadiyah Malang, Bakul Buku membuka bazarnya di depan perpustakaan pusat UMM dengan dua meja panjang yang diletakkan di atasnya full buku.

Sejak hari pertama mahasiswa UMM memberikan  respon yang sangat terhadap bazaar buku yang diadakan oleh Baku Buku. Karena Bakul Buku banyak menyediakan buku-buku terbitan penerbit Jogja yang aksesnya masih jarang di toko-toko buku di Malang. Selain itu pula Bakul Buku menjual buku-bukunya dengan harga paling murah lima ribu rupiah dan memberikan diskon hingga empat puluh persen bagi pembeli.

Bazaar buku ini dijaga oleh tiga orang yang statusnya masih mahasiswa. Salah satu penjaga bazaar buku tersebut Latif yang masih berstatus mahasiswa akhir UIN Maliki Malang mengatakan, bahwasanya Bakul Buku  adalah toko buku online yang berpusat di Jogja. Karena dia kenal dengan pengusaha di Bakul Buku, maka dia pun memiliki keinginan membuka semacam cabang Bakul Buku di Malang. Keinginannya selain usaha mendapatkan penghasilan yakni juga memudahkan akses buku-buku terbitan buku Jogja bagi mahasiswa di Malang.

Setidaknya, bazaar buku ini mengisi sekaligus memperkenalkan Hari Buku Dunia yang masih jarang dikenal mahasiswa yang katanya berintelektual, apalagi masyarakat awam. Semoga dengan adanya usaha kecil ini menjadi pembangkit gairah baca anak-anak bangsa. Agar kedepan bangsa ini semakin maju peradabannya. Karena, buku adalah jendela peradaban.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s