DNA: Mencari Bibit-Bibit Unggul Munsyid

Hujan tetap turun setia sejak siang hari di sekitar Bondowoso. Meski selepas isya hujan pun tunai, malam yang dingin semakin menjadi. Karena kegiatan adalah napas hidup di pondok pesantren, maka malam yang dingin bukan penghalang. 12 Februari 2015, selepas Isya gedung serba guna (GSG) Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso hingga di luar gedung dipenuhi oleh santriwan dan santriwati.

Mereka menghadiri acara roadshow salah satu tim nasyid (lagu islami) dari Kota Jember, yaitu DNA. DNA, bukan apa yang dipelajari dalam pelajari dalam biologi, tetapi DNA adalah singkatan dari Djember Nasyid Accapella. Roadshow DNA dilakukan dibeberapa kota di Jawa Timur khususnya se eks-karisidenan Besuki, di Bondowoso DNA memilih Pondok Pesantren Al-Ishlah tempatnya.

Kehadiran DNA disambut meriah. Ada sekitar 500an santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Al-Ishlah yang mengikuti acara ini. Acara dibuka oleh Ustadz Rastiadi S.Pdi selaku wakil Majelis Pengasuhan Santri (MPS) Putra. “Berdakwah tidak hanya dilakukan dengan berbicara (ceramah), tetapi juga bisa dilakukan dengan seni musik. Salah satunya nasyid accapella yang dilakukan oleh kakak-kakak dari DNA ini.”

DNA digawangi oleh 6 personil, yaitu Jaka, Kamal, Yanuar, Agus, Didin, dan Syaifuddin. Nama terakhir tidak hadir karena sedang co-ass FKG Unej. Setelah memperkenalkan diri, Kamal mengatakan bahwa accapella itu no instrument mouth only. Accapella musiknya semua memakai mulut, karena unik dan murah inilah salah satu alasan kenapa DNA memilih mensyiarkan Islam melalui accapella.

DNA diketuai oleh Jaka, yang sudah pernah menelurkan album nasyid accapella di daerahnya dulu, Samarinda. Setelah menetap di Jember, Jaka mengajak teman-teman di pengajiannya yang berminat di dunia nasyid. Setelah sepakat personilnya, maka jadilah DNA. “Jika ada yang bilang accapella identik dengan salah satu agama, saya mengatakan tidak. Karena yang menemukan not (musik) itu ilmuwan muslim. Karenanya dalam not ada pengucapan “fa”, yang orang Barat tidak mampu mengucapnya dengan fasih,” tambah Jaka.

Tujuan diadakannya roadshow nasyid ini, DNA berharap akan lahir bibit-bibit generasi munsyid (penyanyi nasyid) accapella yang luar biasa dari Pondok Pesantren Al-Ishlah. Selain itu sebagai follow up, DNA akan mengadakan lomba nasyid se eks-karisidenan Besuki. Acara tidak hanya dilakukan talkshow semata, tetapi diselingi dengan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh grup nasyid yang sudah menelurkan satu album ini dan grup nasyid Pondok Pesantren Al-Ishlah, Shoutul Ishlah Junior, yang menyanyikan cover dua lagu Rhoma Irama dengan accapella.

Ada lima lagu nasyid yang dinyanyikan oleh DNA, salah satunya sebagai lagu terakhir yaitu cover lagu Goyang Dumang dengan pengubahan syair dan judulnya menjadi Ayo Baca Qur’an! Lagu yang nge-beat namun bisa di-accapellakan dengan baik oleh DNA. Penonton  semua antusias menonton dan mendengarkan. Karena selain menghibur dengan lirik yang bermakna, sepulang dari acara mereka pun akan terinspirasi dan ingin mengikuti jejak DNA. Semoga!

Ustadz Rastiadi, DNA dan MC
Ustadz Rastiadi, DNA dan MC
qori
qori
santriwan
santriwan
DNA in action
DNA in action
DNA
DNA
DNA
DNA
Shoutul Ishlah Junior In Action
Shoutul Ishlah Junior In Action
SI Junior
SI Junior
SI Junior
SI Junior
santri yang mendapatkan album perdana DNA gratis
santri yang mendapatkan album perdana DNA gratis
DNA, Shoutul Ishlah Senior dan Junior
DNA, Shoutul Ishlah Senior dan Junior
DNA, Shoutul Ishlah Senior dan Junior
DNA, Shoutul Ishlah Senior dan Junior
DNA dan Ustadz Azhar
DNA dan Ustadz Azhar
dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi

*dimuat di harian surya selasa 24 februari 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s