Manusia dan Pencipta

sail

Apalah daya manusia tanpa Sang Pencipta. Maka, meminta pertolongan kepada-Nya, adalah keniscayaan. Karena hanya Dia yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa atas kehidupan manusia. Meminta pertolongan kepada Allah dengan cara bersabar dan mengerjakan shalat.

Insya Allah, Allah akan menolong cepat atau lambat. Insya Allah, yakinlah! 🙂

*credit: Maximilian Weisbecker

 

2 thoughts on “Manusia dan Pencipta

  1. Konon hubungan manusia dan Pencipta mirip dengan hubungan anak dan orangtua. Awalnya anak lemah dan sangat bergantung pada kemurahan orangtua, namun begitu anak sukses dan mempunyai segalanya, ia lupa dan meninggalkan orangtuanya, lupa pada semua jasa mereka. Begitu pula sikap manusia pada Tuhan, semua mereka lemah dan bergantung pada Tuhan saja, namun saat dia semakin pandai, semakin jaya, mereka jadi melupakan Tuhan dan bahkan tak jarang menjadi ateis. Mereka mengagungkan sains dan kecerdasan akal sampai-sampai meniadakan Tuhan. Sungguh terlalu…Semoga kita dijauhkan dari hal demikian. Sebab kita butuh Tuhan sampai kapan pun–bukan sebaliknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s